Seluruh Aleppo Telah Dikepung SAA, Perang Suriah akan Berujung Damai?

dokpri

Menurut nbcnews edisi 10 Juni  lalu, kawasan terkepung di seluruh Suriah tidak termasuk Aleppo timur,red  ada 19 lokasi dengan total warga terkepung mencapai 592,700 orang. Dari jumlah tersebut warga dikepung Pasukan Suriah atau SAA mencapai 452,700 orang, sisanya oleh koalisi Pemberontak Suriah atau FSA dan ISIS. Dengan demikian jika kawasan Aleppo timur dimasukkan maka jumlah kawasan terkepung menjadi 20 lokasi dan total warga terkepung menjadi hampir 900,000 orang  yang tersebar di 10 distrik dalam 6 Provinsi di seluruh Suriah.

Keberhasilan pasukan Suriah atau SAA dan afiliasinnya mengepung kota Aleppo timur pada 28 Juli 2016 diawali kampanye merebut kawasan pertanian Mallah  di timur kota Aleppo pada 25 Juni lalu. Melalui sebulan pertarungan sengit seluruh kota Aleppo timur kini telah telah terkepung rapat.

Berapakah total angka sesungguhnya warga terkepung dalam konflik Suriah? Sekitar 700 ratus ribu, tak sampai 900 ribu atau malah mencapai 1,4 juta orang? Mungkin itu hanya soal angka tapi intinya adalah ada peristiwa banyak orang sipil terkurung di dalam kepungan akibat perang menahun.

Memang sulit memperkirakan angka pasti tentang beberapa dimensi maalah Suriah saat ini misalnya tentang berapa jumlah Populasi warga Suriah atau berapa jumlah pasti pasukan Suriah dan pemberontak Suriah dan lain-lain, Saat ini beberapa hal informasi data dan fakta tentang Suriah masih simpang siur karena menyajikan aneka angka berbeda termasuk tentang jumlah warga sipil terkepung.

Sebagaiamna lazim ditemukan dalam kasus peperangan, tujuan mengepung sebuah kawasan lawan adalah untuk melumpuhkan lawan dengan cara mengIsolasi mereka dari suplai logisitk perang dan logistik kebutuhan pokok. Selain itu adalah membuat kelaparan dan mati pelan-pelan sekaligus melemahkan kekuatan dan moral lawan dan warga yang mendukung di dalamnya.

Tujuan lebih umum lain adalah dijadikan sebagai alat tawar menawar di wilayah lain yang dikepung oleh lawan. Misalnya adalah sejumlah warga dan petempur FSA yang dikepung oleh SAA di sebuah tempat dapat dijadikan sebagai alat pertukaran pembebasan kawasan SAA  yang dikepung FSA di lokasi lain.

Lebih spesifik lagi adalah warga di dalamnya dijadikan perisai manusia. Banyak warga dijadikan pelaku serangan bom bunuh diri atau dipaksa bertugas pada misi berisiko tinggi, seperti ISIS menggunakan warga kota Manbij menahan kepungan SDF/YPG. Beberapa warga bahkan dijadikan eksekutor bom bunuh diri oleh ISIS untuk membongkar kepungan SDF pada titik tertentu. Ada juga menggunakan warga sebagai “kelinci” untuk fron terdepan.

Luas lokasi dan jumlah warga di dalam setiap lokasi kepungan tentu berbeda. Ada lokasi kepungan hanya beberapa ratus warga saja dalam lokasi tidak begitu luas misalnya di Jobar hanya Dua ratusan orang saja. Sedangkan lokasi kepungan paling luas adalah Aleppo timur yang dihuni warga lebih kurang 300,000 orang didalamnya. temasuk pemberontak.

Beberapa lokasi kepungan telah mengalami masa kepungan berbeda, ada kawasan baru dikepung beberapa hari lalu misal Aleppo timur hingga ada lokasi kepungan sudah menahun, yaitu :

Eastern Ghouta (Damascus Countryside).Ada 29 kota dan desa dikepung SAA sejak Nopember 2012 dengan jumlah penduduk mencapai  418,475. Kawasan dekat kota Damaskus ini telah dikepung antara 3 sampai 4 tahun. Misal,  Jobar (pinggiran kota Damascus). Wilayah dikuasaai FSA  itu kini berpenghuni 200-an orang saja. Mulai dikepung SAA sejak Juni 2012. Kemudian, Hasrata, Douma, Arbin 2013 hingga Noullah dikepung setahun kemudian Juli 2014.

Wastern Ghouta (Damascus Countryside), Darayya  dan  Al-Moadamia di pinggiran kota Damaskus dikuasaai FSA, kini berpenghuni 8,500. Dikepung SAA sejak Nopember 2012, sementara itu Al-Moadamia berpenghuni 53.300 orang.

Rural Damascus atau Pedesaan Damaskus. Terdiri beberapa kota, Zabadani, Madaya, Al-Tal, Al-Hameh, Qudsaya, Khan al-Sheih dan Bukein. Kelima wilayah itu dikuasaai FSA berpenghuni hampir 218.000 orang. Dikepung SAA sejak 2102,

Shoutern Damascus Suburbs atau pedesaan Damaskus bagian utara meliputi Al-Qadam, Al Hajar Al Aswad, Babla, Beit Zam, Yelda dan Yarmouk camp bepenghuni 58.500 orang. Wilayah ini masing-masing dikuasaai SAA, FSA dan ISIS telah dikepung oleh ketiga kekuatan antara 2 – 4 tahun lalu.

El-Waer (pinggiran kota Homs di Provinsi Hom). Wilayah dikuasai FSA ini berpenghuni sekitar 100.000-an orang. Selain itu, kota lain di dekatnya Al-Houleh Region dihuni 83,000 orang. Kemudian Al-Rastan dihuni 105,000 orang dan Talbiseh 64,000 orang. Seluruh kota itu telah dikepung SAA sejak 25 Pebruari 2015.

Provinsi Deir Ezzor, khsusnya dikota Deir Ezzor dikuasai SAA berpenghuni 80,000 orang, dikepung ISIS sejak 2014.

Povinsi Idlib. Dua wilaah Al-Fuaa dan Kefraya yang dikuasai SAA berpenduduk 12.400 orang dikepung FSA sejak  Maret 2015.

Terkini adalah Aleppo timur, wilayah dikuasai FSA dan sedikit oleh yPG berpenghuni lebih kurang 300.000 orang dikepung SAA sejak 28 Juli 2016 lalu.

Menurut sumber informasi SiegeWatch.org bertajuk “Siege Watch Second Quarterly Report on besieged areas in Syria” edisi Mai 2016 estimasi seluruh warga terkurung dalam kepungan oleh tiga pihak utama pelaku perang Suriah mencapai 1,015,275 orang. Angka itu BELUM termasuk kepungan terkini di Aleppo timur. Jika ditambah dengan estimasi warga terperangkap di Aleppo timur maka jumlah warga Suriah terkepung menjadi 1,315,275 atau hampir 1,4 juta orang. Tentu akan menjadi bencana kemanusiaan sangat besar apabila kondisi ini menimbulkan kelaparan dan kematian massal.

Apakah hal itu yang ingin dicapai atau diraih pihak pengepung? Tanpa perlu bersusah payah dan menimbulkan risiko besar untuk menyerang lawan dalam kepungan menjadi kartu penting pengepung?

Ternyata tidak. Sebabnya adalah, jumlah kematian akibat kelaparan jauh sedikit ketimbang kematian akibat perang dan akibat serangan udara atau pembantaian dengan cara lain. Lihat saja pada kasus kematian kini mencapai angka antara 240 ribu – 400 ribu orang. Sementara informasi dari sumber nytimes pada 14 September 2015 jumlah kematian orang sipil atau warga akibat perang melebihi 200 ribu-an orang. Dengan rincian sebagai berikut :

  • 28,277 orang warga tewas akibat kena tembakan dan pembunuhan massal.
  • 27,006 orang warga tewas akibat  serangan mortar, artillery and roket.
  • 18,866 tewas akibat serangan udara rezim Suriah.
  • 8,871 warga tewas akibat peniksaan dan penangkapan.
  • 984 warga tewas akibat serangan senjata kimia.
  • 565 warga tewas akibat kelaparan, dehidrasi dan kondisi kesehatan memburuk

Meski sedikit, jatuhnya korban jiwa warga tak berdosa sangat kita sesali. Jika mengacu pada data wikipedia  di bawah ini jumlah kematian warga sipil jauh lebih sedikit dari data nytimes di atas, yakni 86 ribuan jiwa melayang akibat saling bunuh pihak bertikai. Data Wikipedia menunjukkan korban tewas warga sipil sejak awal perang saudara itu meletus pada 2011 hingga Juni 2016 cenderung menurun. Lihat tabel berikut ini :.

wikipedia.org/wiki/Casualties_of_the_Syrian_Civil_War

Data Wiki sebelah ini juga mempelihatkan jumlah pemberontak tewas semakin meningkat, di sisi lain jumlah pasukan rezim dan afiliasinya tewas justru semakin menurun hingga Juni 2016.

Berdasakan data dan fakta disebutkan diatas apa tujuan pengepungan ingin dicapai oleh pihak-pihak bertikai dalam konflik Suriah. Efektifkah strategi kepungan dijalankan selama ini?

Sedikit tidaknya memang efekti terutama bagi SAA mampu mengkondisikan kepungan beberapa lokasi FSA di pinggiran kota Damaskus menjadi benteng yang mampu melihat dengan jelas hampir seluruh aktifitas di sana dari luar kota Damaskus.  Hal ini membuat kota Damaskus dalam posisi relatif aman sejak konflik berlangsung dalam lima tahun terakhir, paling tidak hingga sampai saat ini.

Akan tetapi jika pasukan SAA dan afiliasinya berharap warga sipil di dalamnya akan tewas pelan-pelan atau akan runtuh moralnya bersama pemberontak di dalamnya maka hal itu tidak akan terjadi.

Hal sama jika pihak pemberontak beharap warga sipil pro rezim yang terkurung di dalamnya tewas atau lemas bersama pasukan SAA yang bersembunyi di dalamnya maka hal itu juga tidak akan terjadi.

Oleh karenanya, terkait dengan keberhasilan SAA mengepung Aleppo timur tidak akan menghentikan perang Suriah apabila kepungan itu dibiarkan untuk mencapai harapan di atas sebagaimana telah diterapkan selama ini di berbagai lokasi kepungan lainnya sebagai strategi umum kepungan.

Akan tetapi jika pasukan SAA dapat mengubah tujuan strategi kepungan terhadap Aleppo timur atau kota Aleppo seluruhnya dengan taktik memisahkan warga dengan pemberontak akan ada nilai tambah yang dapat dicapai SAA. Jika ini terjadi selain dapat meruntuhkan kekuatan pemberontak di kota juang Aleppo juga akan menjadi “kartu As” rezim Suriah memaksa pemberontak maju ke meja perundingan guna mengakhiri perang saudara yang hanya dimanfaatkan ISIS memperkuat posisinya di balik kelengahan negeri dan bangsa Suriah menjaga keutuhan berbangsa dan bernegaranya.

Dengan kata lain, kepungan terhadap Aleppo tidak akan memberi makna signifikan pada rezim Suriah jika pola kepungan masih menggunakan strategi umum selama ini diperagakan SAA yaitu :

  • Memperlihatkan pada pemberontak potensi ancaman terhadap keoungan lebih besar
  • Membiarkan seisi wilayah kepungan terancam mati kelaparan
  • Membiarkan kepungan selama mungkin hingga mental dan moral pemberontak cepat atau lambat runtuh

Apakah keberhasilan SAA mengepung total kota Aleppo akan mengehentikan perang Suriah? Beberapa analis melihat seperti itu. Akan tetapi dari sisi dimensi lain kita melihat hal itu tidak akan lekas terjadi sesuai alasan disebut di atas. Namun demikian lebih baik kita kita lihat saja pada “permainan” seperti apa akan diterapkan rezim Suriah dan afiliasinya menangkap momentum emas dan memaksa terjadinya perdamaian sudah lama dinantikan masyarakat dunia internasional.

————-

Salam AGI

Iklan

Terimakasih berkenan memberi komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s