Rahasia dibalik Misi Penyelamatan Pilot Su-24 Rusia

Captain Murahtin and Colonel Peshkov. Kanan bawah, IRGC Qods Force Commander Major General Soleimani. Sumber gambar: dailymail dan investmentwatchblog.

Sebagaimana telah disampaikan pada beberapa tulisan terdahulu tentang proses dan peristiwa serta dampak atas tertembak jatuhnya pesawat Rusia di perbatasan Turki dan Suriah pada 24/11 lalu, kini perlu diketahui apa dan bagaimana proses penyelamatan pilot Rusia yang selamat (diselamatkan) itu terjadi.

Pada ketinggian 20 ribu kaki, Su-24 yang dikemudikan oleh pilot Letnan Kolonel Oleg Peshkov dan co-pilot Konstantin Murakhtin tiba-tiba merasakan hantaman keras di ekor pesawatnya dan terbakar hebat, memuntahkan sejumlah bom yang masih tersisa di lambung pesawat mereka.

Pesawat di arahkan ke Latakia serendah mungkin menjauhi wilayah pemberontak ke arah pangkalan udara Rusia. Berselang beberapa detik Pilot memerintahkan co-pilot duluan melontarkan kursinya. Setelah itu barulah Peshkov melompat keluar. Maka tak heran dari ketinggian terlihat Murakhtin lebih dahulu mendarat sebelum Peshkov di sebuah tempat terpisah beberapa kilometer antar keduanya di sebuah hutan Turkoman Montains sekitar Latakia yang dikuasai oleh pemberontak Suriah (FSA). Belakangan diketahui bahwa Muraktin yang duluan mendarat ternyata selamat sedangkan Peshkov dihujani tembakan dari darat saat masih melayang dengan parasut di angkasa menjelang jatuh ke permukaan tanah.

Dalam waktu cepat Rusia melaksanakan operasi penyelamatan kilat mengerahkan dua helikopter Mi-8 dan menemukan posisinya di sebuah hutan Latakia. Akan tetapi operasi tersebut mendapat kendala besar. Salah satu heli ditembak pemberontak menggunakan senjata anti tank TWO hingga mengurungkan misi penyelamtan menjelang mendarat, bahkan Alexandr Pozynich salah seorang tim dari satuan Marinir Rusia dalam heli yang tertembak tewas terkena tembakan FSA.

Pada saat bersamaan, intelijen Rusia mendapat informasi akurat bahwa pasukan unit khusus Turki sedang berburu mencari kedua penerbang Rusia tersebut. Turki berniat mendapatkan keduanya dalam kondisi hidup dan membawanya ke Turki untuk untuk dijadikan semacam tekanan politik terhadap Rusia. Turki juga berkeinginan untuk mendapatkan kotak hitam dan rekaman percakapan pesawat tersebut untuk tujuan tertentu.

Di sisi lain, pemberontak FSA berkeinginan mendapatkan kedua pilot tersebut untuk dibakar hidup-hidup seperti yang terjadi pada pilot Jordania yang bernasib malang dibakar hidup-hidup dalam karangkeng besi beberapa waktu lalu. Jadi antara pemberontak dan Turki memiliki kepentingan berbeda.

Sementara Rusia sedang menyiapkan alternatif misi penyelamatan lain, dekat sebuah front sekitar Latakia, Mayor Jenderal Soleimani, komandan tertinggi  IRGC Qods Force menawarkan proposalnya kepada mitranya, Rusia.  Soleimani menawarkan jasanya pada Rusia dengan bantuan satuan khususnya yang terdiri dari 6 orang pasukan khusus Hezbollah dan 18 orang pasukan komando Suriah.

Selain itu Soleimani memberi alasan bahwa spesial unitnya telah mengenal arena atau medan tempur dan geografis di daerah tersebut karena telah lama bertugas di sana. Unit khusus tersebut dinilai sarat pengalaman operasi darat di beberapa fron sekitar Latakia. Permintaannya adalah perlindngan udara dari helikopter dan pesawat angkatan udara Rusia.Ia berjanji akan membawa pulang co-pilot dengan selamat.

Setelah disepakati secara rahasia, Soleimani menggunakan GPS memetakan lokasi co-pilot yang masih dalam kondisi prima. Posisinya sekitar 6 kilometer disamping lokasi pertempuran antara pasukan Suriah (SAA) dengan FSA sedang berlangsung.

Satuan khusus penyelamat tersebut melakukan penyusupan ke sekitar 3 kilometer dengan termbakan perlindungan udara oleh sejumlah heli Rusia ke arah pos dan markas FSA beberapa kilometer dari lokasi tempat co-pilot sedang bersembunyi. Sementara itu unit khusus yang terdiri 24 “James Bond” tadi merangsek maju ke lokasi secara bertahap beberapa kali sebelum menemukan Murakhtin.

Satelit militer Rusia memberikan rincian akurat dan sangat detail bahkan sangat rapat dengan menyajikan kondisi setiap 100 meter pergerakan 24 James Bond yang sedang beraksi membawa lari Murakhtin. Perkembangan operasi penyelamtan tersebut dimonitor langsung oleh Vladimir Putin dari kantornya di Moskwa.

Sementara 24 pasukan khusus bantuan Soleimani membawa Murakhtin kembali ke posisinya dalam keadaan selamat dan tidak kurang satu apapun bahkan terluka sedikitpun, di sisi lain pasukan darat SAA dan afiliasinya ditopang helikopter tidak berhenti menyerang FSA. Taktik ini dilakukan agar tidak menimbulkan kesan bahwa operasi penyelamatan telah berhasil sehingga serangan berhenti. Rusia mengaburkan informasi seolah-olah operasi penyelamatan sedang berlangsung atau bahkan gagal. Kenyataannya 24 James Bond penyelamat  telah menjalankan tugas dan berhasil membawa kabur Murakhtin ke markas mereka dan langsung diterbangkan ke pangkalan pangkalan militer di Latakia.

Rusia tidak setengah hati menjalankan oeprasi tersebut sehingga menggunakan high tech equipment menerapkan perang satelit di sekitar lokasi tersebut. Rusia meluncurkan teknologi pengacau atau pengacak satelit lain, mengaburkan satelit lawan sehingga mengacaukan suara dan informasi diskeitar lokasi saat operasi khusus itu dijalankan atau dikenal dengan electronic warfare. Rusia memutuskan penggunan electronic warfare karena mendapat informasi bahwa satelit musuh membocorkan setiap rencana rahasia Rusia dalam beberapa penyerangan yang berakhir gagal atau tidak optimal.

Mayor Jenderal Soleimeni yang bersikeras suksesnya misi rahasia dan penting itu memonitor perkembangannya secara langsung dari markas di garis terdepan, bukan dari markas besar IRGC di Teheran atau kantor perwakilannya di Damaskus. Dia baru beristirahat setelah meyakini betul-betul operasi tersebut telah selesai yang menyita waktu hingga 12 jam lamanya.

Setibanya di Latakia, Mirakhtin merasa berduka kehilangan komandan sekaligus mitranya dalam pesawat naas tersebut. Ia langsung ditunggu pimpinan militer dan intelijen Rusia dan menerapkan misi rahasia tentang keberadaannya selama satu hari kepada pers. Hal ini dilakukan sambil menanti lontran pernyataan Turki untuk melihat sejauh apa alasan yang dkemukakan Turki sebelum akhirnya Murakhtin ditampilkan ke hadapan publik mematahkan alasan Turki dibalik tertembak jatuhnya pesawat Rusia dalam kampanye anti terorisme.

Demikian rekan pembaca budiman kisah penyelamatan heroik The Real James Bond” ini diambil dari beberapa sumber di mana salah satunya berasal dari Emad Abshenas, salah satu reporter yang bekerja untuk Sputnik Rusia di Latakia. Ia berhasil mendapatkan informasi tersebut dari salah satu rekan militernya di Latakia yang ia rahasiakan identitasnya. Selengkapnya dapat dilihat di Sini.

Beberapa hal terpenting dari kisah heroik tersebut yang perlu diperhatikan adalah :

  • Prajurit angkatan udara Rusia tewas dalam misi khusus atau peperangan.
  • Prajuritnya benar-benar terlatih menggunakan peralatan canggih dan bertahan pada kondisi darurat
  • Pilot menduluankan co-pilot menyelamatkan diri lebih dahulu
  • Kerjasama tim dengan unit lain sangat penting
  • Tim khusus mengenal medan tempur baik kondisi maupun geografisnya
  • Perlindungan udara sangat penting dan strategis
  • Informasi intelijen sangat tepat
  • Pergerakan dan reskpon akurat dan cepat
  • Penggunaan teknologi tinggi sangat membantu suksesnya misi
  • Kerahasiaan terjamin. Sebelum dan sesudah operasi endapkan dulu alias tidak berkoar-koar.

Terlepas siapa yang salah karena melanggar ruang udara negara lain atau tidak, tulisan ini mengajak kita melihat arti profesionalisme dan dedikasi serta kehormatan pada negara. Semoga menjadi inspirasi dan menjadi bahan masukan bagi yang mau belajar dari pengalaman tersebut di atas.

Salam AGI

Iklan

Satu pemikiran pada “Rahasia dibalik Misi Penyelamatan Pilot Su-24 Rusia

  1. menarik artikelnya untuk disimak nih bung Faisal. setelah menyadari & meminta maaf kepada russia kira kira kompensasi apa yg diberikan turki? sepertinya US tidak dilibatkan dalam proses perdamaian jilid 2 (turki, russia, iran), kira2 apa alasannya?

    Suka

Terimakasih berkenan memberi komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s