Hillary Clinton Dibenci dan Dipuja Warga AS

Hillary dibenciHillary Rodham Clinton (HRC) calon terkuat dari Demokrat menantang unggulan kandidat presiden AS 2016 dari Partai Republik atau yang dikenal dengan istilah GOP (Grand Old Party) terus mempersiapkan segala sesuatu di segala lini.

Kegagalannya menjadi presiden AS pada  pemilu Presiden 2008 menyimpan sejumlah memori pahit yang tak terlupakan. Apa, bagaimana dan mengapa sejumlah kegagalan yang pernah terjadi sebelumnya bukan saja menjadi kenangan pahit melainkan menjadi sebuah alat ukur yang digunakan untuk pemilihan presiden AS 2016 di mana ia dinilai paling siap dari seluruh lawan politiknya.

Akan tetapi, di sisi lain, persiapan matang, kegigihan dan semangat menyala-nyala HRC justru menjadi perhatian bertendensi minor di kalangan warga AS.

Terlepas kebencian itu sengaja dihembuskan oleh sejumlah Grup pembenci HRC yang disinyalir digalang kubu GOP melalui media massa, cetak, eletronik dan media online, media sosial nyatanya kini semakin banyak pendapat yang memberi penilaian tidak sedap kepada HRC.

Penilian tak sedap menjurus mematikan karakter HRC itu lebih tepat disebut sebagai pembenci HRC. Entah apa sebab paling obyektif yang terjadi di balik sikap benci tersebut kenyataannya HRC disorot dalam nada benci meliputi beberapa bidang sebagai berikut :

  • Hillary dibenci karena usianya yang sudah senja masih ambisius mencapai cita-citanya sebagai ibu negara yang mampu menjabat sebagai presiden AS.
  • Wanita pertama AS yang mampu mencapai predikat sebagai Presiden AS
  • The Hillary Heaters (pembenci HRC) mengangkat isue serangan kedutaan AS di Benghazie Libya pada 2012 lalu sebagai tanggung jawab HRC. Di dinilai sebagai diplomat yang paling gagal atas peristiwa tersebut.
  • Pendukung Demokrat kurang yakin dengan independensi HRC karena kenyataannya saat ini ia terlalu banyak kepentingannya dengan pemerintah, pebisnis dan militer.
  • Sebagian pendukung Demokrat menilai HRC akan menjadi sasaran empuk kekalahan Demokrat dengan kandidat dari Republik yang tergabung dalam GOP.
  • Berdasarkan poling yang dibuat oleh Harris poll pada Maret 2014 lalu, 52% wanita telah menikah tidak suka pada HRC karena ia bersikap melebihi laki-laki. Setengah dari wanita tersebut lebih spesifik menyatakan tidak akan memberi suara mereka pada HRC karena cara dan gayanya kurang pas sebagai wanita dalam politk dan kepribadiannya. (Sumber  ;http://inthesetimes.com/article/3129/why_women_hate_hillary)
  • Peran antagonis HRC sebagai wanita yang keras dalam berpolitk dan perang tidak mencerminkan nilai feminisme yang kerap ia perlihatkan pada sikap dan penampilannya. Di sisi lain sikap kekeluargaannya justru tidak sesuai dengan norma-norma feminisme yang ia lontarkan dalam pidatonya tentang wanita, keluarga dan kemanusiaan.
  • Hillary dituding telah menghapus sejumlah email pentingnya saat menjabat sebaga Menlu dan pensiun pada 30/1/2012 lalu.Tindakan tersebut dinilai sewenangg-wenang karena email dinas tersebut tidak dibernarkan dihapus dalam aturan arsip pemerintah AS.
  • Kubu Republik sendiri gencar mengkritik beraroma benci HRC melalui beberapa issue, antara lain soal email dinas yang dipakai untuk bisnis pribadi. Kemudian masalah hubungan baiknya dengan Rusia serta bantuan dana berlimpah untuk kampanye 2008 dari sejumlah negara (luar negeri).
  • Pada saat Presien Bill Clinton dan Wapres Al Gore berkuasa pada masanya di Gedung Putih publik menilai sesungguhnya HRC yang berperan sebagai Wapres. Ia adalah wakil presiden AS di balik layar dibanding Al Gore..

Kebencian publik AS pun merambah masalah pribadi HRC. Disebutkan HRC punya teman selingkuh seorang wanita sehingga ia dianggap diplomat lesbi.Salah satu yang mengakui hal itu adalah Yoko Ono, janda mendian John Lenon. Kepada pers beberapa waktu lalu (11/5/2015), Yoko mengakui sekitar 1970 sering berpergian ke Vietnam bersama HRC dan mereka melakukan hubungan intim.

Entah apa hubungan intim yang dimaksud Yoko yang jelas ia mempertegasnya dengan lebih spesifik yaitu “intimately.” Sumber : Di sini

Sayangya, kita tidak memperoleh angka, seberapa banyak populasi warga AS yang memberi nilai ketidak sukaannya pada HRC sehingga boleh jadi isue di atas merupakan alat propaganda paling praktis dan ekonomis bahkan gratis yang dapat digunakan oleh Partai Republik oleh sejumlah kandidat dalam GOP.

Meski diberitakan ia mampu menguasai 90% mainstraim media AS sayangnya kita tidak banyak menemukan pembelaan positif terhadap HRC kecuali beberapa media internet dan sosial yang digalang oleh HRC sendiri seperti twitter @HillaryClinton telah memiliki 3,5 anggota yang menyatakan dukungannya pada HRC.

Di website miliknya https://www.yahoo.com  HRC mempublikasikan aneka program kampanyenya yang mendapat sanjungan dan komentar dari penggemarnya. Sementara itu di portal kampanyenya lainnya di https://www.readyforhillary.com  HRC tak kalah meriah mendapat dukungan pendukungnya.

Di media sosialnya facebook HRC, https://www.facebook.com/hillaryclinton hampir mencapai 1 juta anggota menyatakan suka dan mendukung HRC.

Sementara itu, situs youtubenya di YoutubeHillary dia pun memperoleh sambutan luar biasa dari penggemar dalam sejumlah video aktifitas kampanyenya.

Beberapa media terkenal pun masih memberi porsi seimbang pada HRC dalam skala berita mainstraim kepada HRC menyangkut aneka pemberitaan yang meringankan tekanan terhadap HRC.

Demikian rekan pembaca budiman, mengapa Hillary terus diserang namun di sisi lain ia tak goyah. Tak ada yang mampu menghentikannya selain dirinya sendiri. Itupun ketika tiba pada waktunya.

Salam AGI

Iklan

Terimakasih berkenan memberi komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s