Hitler Benar (Tidak) Bersembunyi di Argentina

Benarkah Adolf Hitler  pemimpin Nazi Jerman disebutkan dalam sejarah dunia tewas di Bunker Fuhrer di tengah-tengah kota Berlin pada 30 April 945, kini semakin kuat dugaan bahwa sesungguhnya sebuah sistim dan jaringan yang apik telah membuatnya mampu lolos hingga sampai ke Argentina.

http://www.express.co.uk/news/weird/470586/Are-these-classified-FBI-files-proof-ADOLF-HITLER-escaped-by-SUBMARINE-to-Argentina

Smber :.express.co.uk/news/weird/470586

Kini, dugaan lolosnya Hitler ke Argentina kian hangat kembali dibicarakan media massa dunia. Awalnya dari surat dari kode SAC FBI ditujukan kepada Direktur FBi saat tiu (John Edgar Hoover) mengenai adanya informasi akurat tentang lolosnya Hitler ke Argentina.

Surat (Memorandum) klasifikasi sangat rahasia itu (nomor surat ditutupi) bertanggal 14 Agustus 1945. Berasal dari SAC yang bermakna Special Agent-in-Charge (SAC).

http://www.express.co.uk/news/weird/470586/Are-these-classified-FBI-files-proof-ADOLF-HITLER-escaped-by-SUBMARINE-to-Argentina

Sumber : .express.co.uk/news/weird

Surat rahasia tersebut menyampaikan aneka informasi yang menyatakan Hitler dan rombongan telah meloloskan diri dan mendarat  di  Argentina melalui jalur laut menggnakan dua kapal selam modern Jerman.

Dalam laporan FBI (belakangan diketahui dari mantan ketua FBI  paling legendaris, J Edgar Hover) yang ditujukan kepada Departemen Perang AS itu disebutkan pelarian itu terjadi dua atau tiga minggu setelah Berlin jatuh pada April 1945.

Hampir empat dekade kemudian, barulah pada 1982 FBI menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai Hitler bersembunyi dinyatakan tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan informasinya.

Benar apa tidak Hitler sesungguhnya telah berhasil melarikan diri ke Argentina, berikut ini BAGIAN PERTAMA kisah yang dituduh AS sebagai teori konspirasi atas pendapat yang meyakini lolosnya Hitler.. Sebagai pembanding marilah kita lihat langsung pada peristiwanya.

Pengakuan Pengarang Inggris Gerrad William dan Sutradara Dunstan.

Dua orang peneliti dan pengarang Inggris (Gerrad William dan Simon Dunstan) mengaku kepada Henrik Palmgren dalam wawancara di Red Ice Radio  telah bertemu dengan dua anak perempuan Hitler (dari Eva Braun) sebelum Hitler yang disebutkannya meninggal di Argentina pada 1972 dalam usia 72 tahun di Argentina.

William dalam bukunya menyebutkan bahwa pada tengah malam 27 April 1945, Hitler, Eva Braun dan kakak iparnya Jenderal SS (Hermann Fegelein) lolos keluar dari terowongan rahasia yang menghbungkan Bunkerfuhrer ke sebuah lokasi dipinggiran Berlin.

Ia menambahkan bahwa telah menyiapkan kembaran Hitler yang amat mirip dengannya menjadi martir untuk kepentingan Hitler di bungker tersebut. Semua itu dikreasikan oleh Martin Bormann Reichsführer, Kepala Polisi Rahasia Jerman saat itu.

Dalam wawancara tersebut William mengaku telah mewawancarai sejumlah saksi di Argentina yang menyatakan Hitler ada di sana saat pertama sekali berada di sebah Hotel di Buenos Aires.

Meski diantara saksi-saksi tersebut menerima ancaman pembunuhan dari pihak yang tidak disebutkan, ke dua sejarawan tersebut akhirnya berhasil menerbitkan buku yang mengungkap fakta pelarian berbau konspirasi intelijen teramat rapi kemasannya.

Mereka juga berargumen bahwa tidak ada bukti forensik atas temuan tengkorak Hitler yang keburu dibawa ke Rusia. Keduanya mereka menyatakan bahwa tokoh yang mati tersebut adalah aktor yang diperankan oleh orang yang mirip Hitler berusia antara 40 tahun.

Mereka menyampaikan rute pelarian Hitler dari pelabuhan Berlin ke Argentina secara detail. Lebih menakjubkan lagi mereka mengungkapkan keterlibatan agen CIA dan agen Jerman (DNB) dalam mengatur pelarian yang amat rahasia tersebut.

Meski pernyataan ke duanya sangat kontradiktif dan dapat dikatagorikan informasi sampah oleh opini dunia, tak salah kita melihat keterkaitan apa yang diungkapkan ke dua dengan sejumlah informasi lainnya mampu menghubungkan pernyataan sejarawan tersebut.

Pengakuan investigator Argentina (Carlos dan Salinas). Investigator lainnya dari Argentina (Carlos de Napoli dan Juan Salinas) memberikan kontribusi besar dalam mengaitkan pernyataan William tersebut. Keduan juga memberikan pernyataannya setelah operasi sunrise Crossword atau Operasi Paperclip berhasil terungkap.

Carlos de Napoli dan Juan Salinas pada sumber ini http://www.thephora.net mengungkapkan bahwa  setelah Perang Dunia II (PD-2) dinyatakan usai pada 7 Mei 1945, dua buah kapal selam Jerman U-boats U-530 and U-977 berlabuh di pelabuhan Argentina.

Kapal selam yang pertama merapat (U-530) pada 10 Juli 1945 dan kapal selam ke dua (U 977) berlabuh pada 17 Agustus 1945. Ke dua kapal selam yang telah menjelajah dari Berlin – Tonder (Denmark) – Travemunde (Jerman) – Reus (Spanyol)- Fuerteventura (Canary Island) tiba di Mar Del Plata (Argentina) membawa serta 400-an petinggi Nazi ke Argentina.

Disebutkan lebih rinci, rute pelarian Hitler dan Eva –setelah tiba di pangkalan militer Spnayol, Reus– langsung ke Fuerteventura. Jadi tidak seperti rute rombongan pada kapal selam yang kembali ke Jerman.

Tiba di Spanyol Hitler dan Eva mendapat bantuan pesawat terbang dari Jendral Franco yang membawa ke duanya ke ke Fuerteventura.

Dari Fuerteventura Hitler dan rombongan pejabat NAZI termasuk sejumlah ahli persenjataan dan roket serta obat-obatan menggunakan kapal selam tiba di Argentina sebagaimana yang diungkapkan oleh investigator Argentina disebutkan di atas.

Pengakuan Abel Bastia (Penulis Buku dari Argentina).

Penulis buku lainnya, Abel Bastia pada 2003 juga pernah mengungkapkan tentang keberadaan Hitler di Argentina. Ia mengungkapkan sejumlah fakta dalam buku berbahasa Argentina yang diberi judul “Bariloche Nazi-Guía Turística.” (Sumber : http://www.barilochenazi.com).

Tiba di Argentina, Hitler menetap di sebuah Villa di tepi danau Nahuel sebelah barat daya Argentina atau 1000 km dari Boenos Aires. Villa tersebut berada ditengah-tengah hutan pohon pinus milik pengusaha terkenal Argentina saat itu, Jorge Antonio, teman dekat presiden Juan Domingo Peron saat itu. Peron sendiri dikenal sangat mengagumi Hitler karena berbagai hal.

Dalam buku itu, Abel Bastia menuangkan sejumlah gambar yang menerangkan kehidupan Hitler di Hacienda San Ramon, enam km sebelah timur dari Bariloche bersama Eva dan ke dua putrinya.

Pengakuan Otto Skorzeny (mantan Kepala Polisi Pengawal Hitler). Informasi lainnya termasuk ungkapan fakta yang mencengangkan adalah sebuah foto (gambar) yang disampaikan oleh Otto Skorzeny (mantan komandan SS pada unit khusus pengawal Hitler)  memperlihatkan bukti kedatangan sejumlah dedengkot Nazi yang tak kalah hebatnya berada di AS.

Sejumlah nama-nama besar dedengkot Nazi yang tiba di AS bukan saja tersenyum bangga melain juga terlihat sangat bahagia ketika berpose bersama keluarga besar Goerge Scherff  Senior (Sr) yang belakangan diduga sebagai ayahnya mantan presiden AS ke 41 Goerge Herbert Walker Bush atau kakeknya presiden AS ke 43 Goerge Walker Bush.

Goerge Scherff Sr adalah asisten akuntan Dr Nikola Tesla, industriawan AS saat diduga sebagai orang tua angkat mantan presiden ke 41 dan 43 AS. Akan tetapi sampai kini isu tersebut belum diakui dan BELUM dapat dibuktikan meskipun informasi  Skorzeny menunjukkan bahwa presiden AS ke 41  (Goerge Herbert Walker Bush) itu sebenarnya kelahiran Jerman.

Dalam pengakuannya Skorzeny mantan pengawal khusus Hitler mengatakan bahwa Goerge Scherff  Yr atau GHWB (ayah Goerge Bush) sesungguhnya disusupkan oleh Hitler ke angkatan udara AS (USAF). Skorzeny mengungkapkan beberapa kejanggalan yang tentu saja dibatah oleh keluarga besar Goerge Bush dan dunia. (sumber :http://www.thebushconnection.com/bush.html).

Skorzeny mempunyai bukti sebuah foto kenangannya yang diakuinya diabadikan pada 1938 atau 7 tahun sebelum Hitler menghilang.

Jika mengacu pada tahun tersebut saat itu Hitler sang Fuhrer dengan Nazinya sedang hebat-hebatnya terkonsidilasi dengan paham Fasis penuh ambisi menguasai Eropa.

Pada gambar tersebut Scorzeny dan sejumlah dedengkot  temannya Nazi tiba di AS di rumah keluarga besar Goerge Scherff Sr. Ia dengan lancar memberi keterangan beberapa temannya berada dalam keluarga Goerge Scherff Sr pada gambar yang sempat menghebohkan Jerman, yaitu :

  1. Martin Bormann, Deputi Fuhrer (orang ke dua dalam garis komando Hitler) yang disebutkan tewas oleh tentara Rusia saat keluar dari Berlin.
  2. Reinhardt Gehlen, perwira SS pembunuh sadis di salah satu kem konsentrasi Nazi. Belakangan terlibat dalam operasi Paper Clip bersama CIA.
  3. Joseph Mengele, dikenal sebagai “Malaikat el Maut” di kem Auschwitz.
  4. Gorege Scherff Yr atau disebutkan oleh Skorzeny pada gambar itu sebagai Goege Herbert Walker Bush (GHWB).

Tidak diketahui persis apakah gambar yang disampaikan oleh Otto Skorzwny itu obyektif apa tidak, yang jelas keraguan keterlibatan GHWB Yr dalam pelarian sejumlah dedengkot Nazi ke AS mulai menimbulkan pro dan kontra  terbuka di kalangan sejarawan dunia.

Meski hanya sedikit saja yang (mungkin) meyakini dugaan yang bertendensi pada teori konspirasi tersebut tetap saja gambar itu menimbulkan pertanyaan lebih lanjut yaitu :

  1. Mengapa AS menerima sejumlah orang-orang pintar yang terlibat dalam NAZI menjadi warga AS? Dikabarkan setelah Hitler menghilang jumlah ilmuwan dan teknokrat Jerman diboyong ke AS mencapai 740 orang?
  2. Mengapa dedengkot Nazi itu bisa sampai ke AS? Bukankah undang-undang AS melarang menerima apalagi mempekerjakan penjahat perang ke negeri tersebut?
  3. Apakah intelijen AS saat itu (US OSS) dalam operasi rahasia yang kemudian dikenal sebagai Operasi Paperclip telah membantu para ahli dan anggota NAZI ke AS dalam hal ini? Mengapa Rusia yang lebih dahulu tiba ke jantung kota Berlin tempat bunker Hitler yang telah meledak hanya menemukan (katanya) kepala Hitler saja tapi tidak memperoleh seorangpun petinggi dan ahli strategis yang diboyong ke Rusia?
  4. Apakah karena perseteruan itu lantas memicu faktor lainnya hingga membuat Rusia geram dantercetusnya perang dingin dengan AS?
  5. Jika benar Hitler dan Eva tidak mati di Berlin, bagaimana cara Hitler dan Eva dibawa keluar dari Berlin bahkan sampai ke Argentina?

BERSAMBUNG ke Bagian 2…

Salam AGI

Sumber :

Iklan

Terimakasih berkenan memberi komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s