Empat Calon Kandidat Demokrat Yang Akan Menghentikan Hillary

lawan HillarySiapakah yang akan menggantikan Barack Obama pada Januari 2017 yang akan datang? Sejumlah calon dari Demokrat dan Republik telah mulai menjalani babak penyisihan memulai kampanye mereka.

Lima calon terkuat dari Demokrat akan berpeluang besar maju sebagai pasangan calon presiden dan wapres AS 2016 termasuk di dalamnya Hillary Clinton.

Hillary sosok yang tak asing lagi di planet bumi kita pada abad ini ternyata sangat ambisius. Tidak tanggung-tanggung melakukan sejumlah upaya agar berhasil mencapai cita-citanya untuk terakhir kalinya sebagai Kepala Negara AS ke 45.

Akan tetapi upaya Hillary kelihatannya akan menadapat sandungan dari sesama anggota dari partai Demokrat sendiri. Mereka adalah :

  1. Senator dari Vermon Bernie Sanders sangat proaktif membela hak azasi manusia. Ia penentang perang Vietnam. Ia juga politikus yang berani menolak Benyamin Natanyahu berbicara di parlemen AS pada 3 Maret 2015 lalu. Ia juga terkenal membela kepentingan veteran perang AS di seluruh dunia.
  2. Wakil Presiden saat ini. Joe Biden. Usianya akan mencapai 74 pada pemilu 2016 nanti.
  3. Gubernur Maryland, Martin O’Malley. Usianya akan mencapai 53 tahun pada pemilu 2016 nanti. Calon ini telah siap siaga melawan Hillary habis-habisan. Ia mengusung agenda bebas hukuman mati, pembatasan senjata api dan pendukung pernikahan sesama gay.
  4. Elizabeth Warren. ekonom terkenal dari Partai republik dan Demokrat. Usianya akan mencapai 67 tahun pada pemilu 2016 nanti. Sebelum 1996 ia adalah politikus dari Republik. Pada 1996 ia berpindah kapal politik ke Demokrat karena alasan peluang menjadi anggota senat.

Ke empat tokoh Demokrat di atas berpotensi sama menggagalkan laju Hillary Clinton sebagai kandidat utama dari Demokrat. Akan tetapi, Dari ke empat tersebut yang paling berat menjadi rival Hillary adalah, Elizabeth Warren dan Joe Biden.

Joe Biden, meski terlihat gaek tapi pengalamannya dinilai mampu mengatasi faktor usianya. Sebagai wapres saat ini ia mendapat sokongan dari Barack Obama ketimbang Hillary. Sarat pengalaman, berwibawa dan dianggap mampu mengurus negara super power, Biden kelihatannya menjadi batu sandungan teramat berat bagi Hillary.

Warren jelas akan maju mencalonkan diri ketika meski ua juga menyadari usianya tidak berpeluang mencapai ambisi tersebut. Meskipun akhirnya Warren tidak jadi mencalonkan dirinya nanti namun ia tetap menjadi ancaman serius untuk Hillary, karena ia memahami betul rahasia di balik skandal bank  korupsi ketika senat meoloskan revisi UU anti korupsi pada 1975. Kemudian ia pahami betul tentang skandal whitewater yang melibatkan Hillary dan keluarganya pada 1999 lalu. Ia dijuluki juga the virtual candidate.

Bagaimana Hillary mengatasi atau menjinakkan kedua rival tersebut? Kita simak pada episiode berikutnya..

Salam AGI

Iklan

Terimakasih berkenan memberi komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s