Warung Hasan di Banda Aceh, Menggoyang Lidah Pengunjung Bikin Ketagihan

Kali ini kita berkunjung ke Rumah Makan Hasan yang terletak di Jalan Laksamana Malahayati, Lamnyong Banda Aceh. Lokasinya tidak jauh dari jembtan krueng cut ke arah kruneg Raya. Suasananya asri karena berada diantara pepohonan dalam halaman yang luas.
Terlihat hiruk pikuk kedatangan pengunjung di tempat parkir pada jam makan siang di areal tersebut. Pengelolanya adalah bapak Hasan yang telah 25 tahun merintis restoran tersebut dari masa permulaan yang pahit getir hingga menjadi besar seperti sekarang ini.
Pengunjug beraneka ragam, mulai dari pelajar, mahasiswa, umum, pegawai kantor negeri dan swasta sampai sejumlah mobil bus wisata tumpah ruah di lokasi tersebut.
Di dalamnya disajikan aneka masakan khas aceh, mulai dari sie kameng (kari kambing), kuah beulangong (semacam tetelan dan daging sapi), kuah pliek ue, beulacan,ayam lepas goreng dan lain lainnya terasa sangat nikmat rasanya karena pengalamannya meramu aneka racikan menu masakannya selama ini membuat hidangan terasa menggoyang lidah penikmat masakan bercita rasa tesebut.
Tak lupa Jus Mentimun. Jus Mentimun ini “wajib” hukumnya bagi pengunjung yang menikmati menu Sie Kameng Masak Aceh, fungsi utamanya adalah untuk menetralisir “panasnya” daging kambing.
Di siang hari yang berawan kelabu tesebut penulis membawa 4 orang tamu ke lokasi tesebut. Cukup membayar 246.000 rupiah, rasanya tak sebanding dengan cita rasa dan lezatnya masakan di Rumah makan Hasan.
Sie Kameng Masak Aceh, Ayam Tangkap, dan Jus Mentimun, Warung Nasi Hasan, Banda Aceh, NAD, Indonesia

(Sumber gambar :http://www.travellers.web.id)

Melihat jumlah pengunjung setiap harinya membludak bisa tebak sendiri berapa omzet pak hasan setiap harinya. Kalau mengggunakan kali-kali setiap hari ada 200 orang pengunjung rata-rata Rp.50.000 saja per orang maka tak kurang omzet pak Hasan mencapai 10 juta per harinya. Belum lagi pada hari tertentu yang memboking lokasi tesebut untuk aneka keperluan, omzet pak Hasan bisa di atas 12 juta dalam sehari.

Ada yang ingin berbisnis seperti pak Hasan? Silahkan saja. Atau ada yang ingin merasakan nikmatnya rumah makan pak Hasan? Silahkan saja ke lokasi yang disebut di atas. Mengajak penulis kembali juga boleh, asal ditraktir,hehehehhe.

Salam AGI
Iklan

Terimakasih berkenan memberi komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s